Demografi belanda

Demografi Belanda

 

  Kedatangan orang asing ke Negeri Belanda bukan gejala baru, tetapi sudah berlangsung berabad-abad lamanya. Dilihat dari sudut sejarah,. hanya sedikit penduduk Belanda tanpa seorang imigran di antara leluhurnya. 5,1% penduduk Belanda saat ini terdiri dari orang yang berkebangsaan bukan Belanda.
  Kebijaksanaan imigrasi dewasa ini ditandai oleh pengekangan, karena Belanda termasuk negara-negara yang paling padat penduduknya di dunia. Sesudah PD II, pemerintah bahkan menjalankan politik emigrasi aktif untuk beberapa waktu, karena tidak dilihat cukup banyak kesempatan untuk menawarkan kehidupan yang wajar kepada semua orang Belanda. Akan tetapi pada tahun 60-an dan 70-an, terjadi kekurangan di pasar perburuhan, buruh tamu ditarik dari negara-negara seperti Itali, Maroko, dan Turki. Akan tetapi, pada dasawarsa-dasawarsa terakhir orang asing hanya

diizinkan masuk bila kedatangannya bermanfaat mutlak bagi Belanda, bila perjanjian-perjanjian mewajibkan Belanda untuk melakukannya, atau bila ada alasan-alasan kemanusiaan yang cukup berat untuk penerimaannya. Bagi orang asing yang diizinkan masuk ke Belanda, pemerintah menjalankan politik integrasi yang aktif.

Bertahun-tahun lamanya, saldo migrasi berkisar sekitar 60.000 dengan keuntungan bagi imigrasi. Akan tetapi, pada tahun 1994 terjadi penurunan penting menjadi 37.000. Pembentukan keluarga sebagai faktor imigrasi masih penting, tapi tampak perkembangan bahwa anggota-anggota kelompok etnik yang berdiam di sini lebih lama, tidak begitu sering lagi memilih pasangan di negeri asalnya. Persyaratan

penghasilan dalam hal penyatuan kembali dan pembentukan keluarga, yaitu pasangan yang tinggal di Belanda harus mampu memberi nafkah kepada anggota keluarganya, mungkin mempunyai dampak menghambat.

 

 

 

Jumlah permintaan suaka pada tahun 1993 dan 1994 menunjukkan kenaikan menjadi 52.600. Akan tetapi, pada tahun 1995 terjadi penurunan deras, tampaknya terutama merupakan akibat dari berbagai langkah kabinet yang diarahkan pada penyelesaian yang dipercepat bagi permintaan suaka yang tidak berpeluang dan penguatan pengawasan orang asing.

 

Bagi kebijaksanaan integrasi, terutama pemberian status pengungsi (status A) dan izin untuk menetap (vtv) yang penting, karena ini berkaitan dengan bagian pencari suaka yang boleh tinggal di Belanda. Pada tahun 1994, masing-masing diberikan 6654 status A dan 9235 vtv. Di atas jumlah ini Belanda atas permintaan UNHCR mengundang 493 pengungsi yang diakui untuk berdiam di Belanda.

Di samping itu, mulai tanggal 1 Januari 1994 diperkenalkan apa yang disebut izin menetap sementara (vvtv), yang dimaksudkan bagi mereka yang tidak dipertimbangkan untuk status pengungsi atau vtv, tetapi tidak bisa dipulangkan ke negara asalnya sehubungan dengan keadaan gawat di sana. Bila keadaan di negara asal berubah menjadi baik, dalam waktu tiga tahun, maka yang bersangkutan tetap harus meninggalkan Belanda. Sesudah tiga tahun dapat diajukan permohonan untuk vtv.

 
 
 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: